close
Banner iklan disini
..::: Anda Sedang Berada Dalam Pengobatan H. Galih Gumelar, ST, Msi. , ....:::...Untuk Pengobatan Silahkan datang langsung ke Alamat Kami setiap Sabtu dan Minggu..::...Kami Ucapkan Kepada Para Donatur Yang Telah Menyisihkan Sebagian Hartanya Untuk Lembaga Kemanusiaan aura insani Hidayatullah....Untuk Informasi Donasi Silahkan klik Donasi aih

Diagnosa Dan Perawatan Mata

Seorang dokter akan melaksanakan suatu pemeriksaan fisik dan menyusun suatu sejarah medis pasien dan daftar dari gejala-gejala. Suatu pemeriksaan akan termasuk suatu pemeriksaan penglihatan. Juga, seorang dokter akan memeriksa gerakan mata dan memeriksa kelopak-kelopak mata dan reaksi dari pupil mata terhadap cahaya. Dokter juga mungkin menanyakan beberapa pertanyaan-pertanyaan seperti:
  • Kapan mulainya gejala-gejala ?
  • Gejala-gejala apa yang hadir ? Ini mungkin termasuk:
    • Kotoran-kotoran mata, panas ("terbakar"), gatal-gatal atau kepekaan cahaya
    • Mual atau muntah
    • Sakit kepala
  • Apakah penglihatan terpengaruh ?
  • Apakah kedua-dua mata terpengaruh atau hanya satu saja ? Jika hanya satu, yang mana ?
  • Apakah bagian putih mata terpengaruh atau bagian lain ?
  • Apakah kemerahan datangnya mendadak atau adakah sejarah kemerahan sebelumnya ?
  • Apakah ada nyeri mata ? Jika ya, apakah menjadi lebih parah dengan gerakan mata ?
  • Apakah rasanya ada sesuatu benda didalam mata ?
  • Apakah gejala-gejala menjadi parah pada waktu-waktu tertentu atau pada situasi-situasi tertentu ?
  • Apakah hidung tersumbat atau hidung berair mengiringi gejala-gejala berhubungan dengan mata ?
Jika suatu alergi atau allergic conjunctivitis dicurigai, pemeriksaan kadangkala akan terjadi untuk mengidentifikasi penyebab-penyebab alergi spesifik yang memicu gejala-gejala.
Pemeriksaan-pemeriksaan lain yang berhubungan dengan mata mungkin dilaksanakan untuk memastikan apakah gejala-gejala berhubungan dengan suatu penyebab nonalergi, seperti suatu infeksi atau penyakit sistemik.
Ada banyak obat-obatan dengan resep atau bebas (over-the-counter) yang dapat membantu mengentengkan gejala-gejala berhubungan dengan mata. Gejala-gejala berhubungan dengan alergi-alergi dapat ditujukan paling baik dengan perawatan-perawatan yang mencegah atau mengentengkan reaksi-reaksi alergi. Pasien-pasien jangan meminum obat-obatan tanpa berkonsultasi dahulu dengan dokter. Penggunaan berlebihan dari beberapa 0bat-obatan dapat menyebabkan suatu efek yang memantul kembali, yang pada akhirnya membuat gejala-gejala memburuk daripada membaik.
Meskipun beberapa obat-obatan alergi diminum melalui mulut, yang lain-lainnya berbentuk obat tetes-obat tetes mata dan dapat dipakai langsung pada mata-mata. Adalah sangat penting untuk memastikan bahwa obat tetes mata tidak hanya mencapai mata, tetapi juga diserap sepenuhnya sehingga mata menerima faedah yang maksimal darinya.
Obat-obatan tetes mata spesifik yang digunakan untuk menghindari gejala-gejala alergi termasuk:
  • Antihistamines. Menghalangi kerja dari histamine, suatu pelepasan kimia sewaktu reaksi-reaksi alergia.
  • Mast cell stabilizers. Menstabilkan sel-sel mast (mast cells) dan menjaga mereka dari meledak (pecah) dan melepaskan histamine dan kimia-kimia lainnya.
  • Nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs). Membebaskan peradangan yang kadangkala mengiringi alergi-alergi.
  • Corticosteroids. Mengurangi peradangan. Bagaimanapun, mereka tidak diresepkan secara umum karena mereka dapat juga membuat infeksi-infeksi tertentu memburuk (seperti herpes). Mereka juga dapat memicu efek-efek samping seperti infeksi-infeksi sekunder, Glaucoma dan katarak-katarak. Jika mereka diresepkan, mereka seharusnya digunakan hanya untuk suatu waktu yang singkat dan dibawah pengawasan yang ketat dari seorang dokter.
  • Artificial tears (airmata tiruan). Ini dapat digunakan untuk mencuci penyebab-penyebab alergi dari mata-mata, dan untuk menjaga mata-mata kering tetap lembab.
  • Decongestants. Obat-obat ini mengurangi kemerahan dengan cara menyempitkan pembuluh-pembuluh darah merah didalam mata. Mereka tersedia sendiri-sendiri atau dalam kombinasi dengan antihistamines.

Previous
Next Post »
Loading...